THE POET’S IMAGINATION AS A VEHICLE FOR AWARENESS AND EMPOWERMENT AMID SOCIAL CONFLICT

Imajinasi Medium Kesadaran Pemberdayaan Ruang Sosial

Authors

Downloads

Makalah ini mengkaji imajinasi penyair sebagai medium pemberdayaan kesadaran sosial dalam tiga konteks ruang dan waktu, yaitu masa perang kemerdekaan yang membangkitkan heroisme dan patriotisme, pascakemerdekaan yang diwarnai situasi deskrimintif, dan era digital dengan dampak terpinggirkanya nilai-nilai kemanusiaan. Dengan teori imajinasi Gaston Bachelard serta Paul Ricoeur, dan teori sosiologi sastra Tery Eagleton, kajian ini menganalisis fungsi imajinasi dalam membangun kesadaran kritis terhadap polemik sosial-kemanusiaan yang berlangsung di ruang sosial. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi dokumen dengan analisis tekstual puisi-puisi penyair Indonesia lintas periode. Hasil analisis menunjukkan bahwa imajinasi penyair Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai sarana ekspresi estetik, tetapi juga mendorong hadirnya kekuatan etis dan wacana politis dalam merespon ketidakadilan sosial yang teramati oleh penyair. Penyair hadir sebagai penjaga nurani dan pencipta ruang alternatif wacana sosial di tengah fenonema represi, ketimpangan, dan dehumanisasi zaman. Penyair melalui karyanya merekam dinamika sosial-kemanusiaan sepanjang zaman. Puisi tidak hanya menjadi refleksi, tetapi juga alat pemberdayaan kesadaran pada ruang sosial.