LOCAL HEROISM IN RELIGIOUS LITERATURE: A LITERATURE REVIEW OF SUMINTO A. SAYUTI’S POETRY COLLECTION DI BAWAH BLENCONG, SEBELUM DAN SETELAH PERGELARAN

Blencong Heroisme Lokal Puisi Sastra Religius Suminto A. Sayuti

Authors

Downloads

Penelitian ini bertujuan mengungkap representasi heroisme lokal dalam sastra religius melalui studi pustaka terhadap kumpulan puisi karya Suminto A. Sayuti berjudul “Di Bawah Blencong, Sebelum dan Setelah Pergelaran”. Landasan teoretis penelitian ini mengacu pada pandangan Wellek dan Warren (2014) yang menekankan sastra sebagai cermin kebudayaan, serta Abrams (1999) yang melihat karya sastra sebagai sistem tanda yang merepresentasikan nilai-nilai sosial dan ideologis. Pendekatan hermeneutik digunakan untuk menafsirkan simbol-simbol kultural dan religius (Gadamer, 2004), sedangkan analisis bahasa dalam puisi memanfaatkan teori stilistika yang memandang bahasa sastra sebagai bentuk estetika yang khas (Leech & Short, 2007). Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan analisis isi kualitatif, mengkaji struktur teks, tema, dan simbolisme yang merepresentasikan nilai kepahlawanan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa heroisme dalam puisi-puisi Suminto A. Sayuti dimanifestasikan melalui figur tokoh tradisional, nilai pengorbanan, dan integrasi ajaran moral-spiritual. Blencong sebagai simbol utama berfungsi sebagai representasi ruang budaya yang memediasi kesinambungan antara tradisi dan religiusitas. Temuan ini menegaskan peran sastra religius sebagai medium pelestarian nilai-nilai heroik lokal sekaligus sarana pendidikan karakter berbasis kearifan budaya.