LONG-DISTANCE WRITING EXPERIMENT: MAPPING MAKASSAR IN HUMAN LITERARY CREATION AND GENERATIVE AI TEXTS THROUGH A HYBRID AUTHORSHIP FRAMEWORK

Humaniora Digital Kecerdasan Buatan (AI) Large Language Models Makassar Penulisan Jauh (Distant Writing)

Authors

  • Faisal Oddang
    faisaloddang@unhas.ac.id
    Universitas Hasanuddin, Indonesia

Downloads

Penelitian ini menyajikan eksperimen penulisan jarak jauh untuk menganalisis secara komparatif representasi kota Makassar dalam dua korpus sastra yang berbeda: karya yang ditulis oleh manusia dan teks yang dihasilkan oleh Kecerdasan Buatan (AI). Maraknya penggunaan AI dalam produksi kreatif memicu pertanyaan epistemologis mendasar mengenai kepengarangan dan kapasitas mesin untuk menggambarkan entitas budaya. Makassar, dengan karakteristik sosio-spasialnya yang unik, berfungsi sebagai studi kasus untuk menguji perbedaan antara representasi yang didorong oleh pengalaman manusia dan yang berasal dari algoritma.Dengan memanfaatkan Large Language Models (LLMs) seperti ChatGPT menggunakan perintah yang identik dan dirancang dengan cermat, penelitian ini akan mengumpulkan korpus AI untuk disandingkan secara langsung dan kritis dengan korpus sastra yang sudah ada yang ditulis oleh manusia.Dengan menerapkan analisis teks komputasi tingkat lanjut (pemodelan topik, stilometri, analisis sentimen/leksikal) bersamaan dengan pembacaan cermat (close reading) secara kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk membedakan pola tematik, stilistik, dan linguistik yang unik di dalam masing-masing korpus. Temuan yang diantisipasi akan menjelaskan kemampuan dan keterbatasan generatif AI dalam memproduksi konten yang bernuansa budaya, mengungkap potensi bias dalam data pelatihan, dan berkontribusi secara substansial pada konsep kreativitas dan representasi urban digital yang terus berkembang, terutama di bidang Humaniora Digital dan estetika komputasional.